Aku Lelah Pada Marahmu
Aku Lelah Pada Marahmu
“Aku suka ketenanganmu,” itu katamu dulu
Kamu salah! Dan akan selalu salah!
Diamku adalah marahku atas egomu, bukan ketenanganku
Aku lelah dengan apimu yang berkobar membara dari tatapan dan bahasa tuturmu
Aku muak dengan emosimu yang meluap-luap mementingkan dirimu sendiri dan konsep yang kau ciptakan benar menurut pandanganmu
Aku jengah dengan pengertianmu yang membatu kaku dan tak dipahami halusnya perasaanku mendiamkanmu
Kau cabik semua kasihku yang kutahankan sobek oleh kecamanmu
Tuntutanmu melebihi rasa sayangmu padaku
Lebih parahnya kau selalu merendahkanku, bahkan ketika aku ada di titik paling rendah dalam hidupku
Pedulimu bagaikan kertas gosong yang siap hancur diterpa hembusan angin kecil sekalipun
Aku tak bisa lagi berlama-lama pada gelombang egomu
Aku tak paham lagi cara menjaga dan membuatmu stabil dari amukan sikap yang serakah
Apa kau anggap aku ini?
Di sini, di dalam diriku
‘Masih ada perasaan yang harus kau hargai’
‘Masih ada harga diri yang harus kau jaga’
Aku hanya ingin berpelukan dalam diam dan menikmati senandung lembut musik klasik
Atau sekedar duduk berdua, menghabiskan temaram sore yang teduh
Wajarkan aku iri dengan hubungan oranglain yang membangun?
Bukan seperti ini!
Satu sisi mempertahankan dan di sisi lain selalu mencoba merubuhkan
Tak ada cinta lain yang menggodaku untuk menyerah pada ikatan ini
Aku bukan pemain yang tak berperasaan
Aku hanya bosan dengan angkuhmu yang selalu paling berkuasa
Seberapa lamapun aku berusaha tegak, selintas tusukan ucapanmu mampu merusakku berkeping-keping
Emosimu yang tak pernah kau jaga menang pada kata ‘sudah cukup’
Aku lelah pada marahmu
27 Juli 2020
MG Curly

👍👍👍
ReplyDelete