Bunga Yang Ternoda
Bunga Yang Ternoda
Bungaku akhirnya mekar dan wangi
Warnanya cerah di tengah mendungnya dunia
Banyak orang terkagum akan indahnya bunga yang kupelihara dengan sayang
Tak kubiarkan seorangpun memetik dan merusaknya, cukup menatap dan menikmati dari kejauhan
Kukuatkan benteng pertahanan dari tangan-tangan rakus, serakah dan siap menjamah
Aku bangga dengan bungaku
Lalu..
Kau datang dengan semestamu menghampiri aku yang lengah oleh kesopananmu, awalnya
Pertama-tama kau hanya melintas dan melirik, sekilas dan sedetik
Kemudian kau mulai berhenti dan mengamat kecantikannya
Kau puji kemolekannya dengan tata bahasa sempurna untuk menang
Lambat dan pasti, tanganmu mulai menyentuh ujung daunnya, aku biarkan
Kupikir saat itu keberanianmu hanya sebatas ujung daun
Aku terlena oleh rabaan liarmu, menggairahkan alam hasrat kemudaanku
Lebih berani dan berahi kau sampai pada batangku, aku bingung di titik ini
Aku memilih diam, menikmati, pertahananku rubuh
Jemarimu yang bermain lembut, menjalar sampai ke tangkaiku, aku membatu, bisu
Mungkin karena aku percaya
Dalam gerakan cepat, kau petik bungaku dan lari menghilang, hanya dalam hitungan detik
Aku terkulai, menjijikkan, kosong, hampa, ternodai
Keindahanku lesap, kemolekanku koyak
Bodohnya aku tandus dalam suasanamu yang nyatanya pseudo
Adakah di luar sana yang akan menganggapku sebagai tanaman cantik tanpa bunga?
Adakah yang masih bersedia meminangku di hari depan?
Keperawananku tidak
akan kembali, tapi layakkah aku menjadi istri dan ibu?
7-7-20
MG Curly

Sangat menyentuh....
ReplyDelete