Memeluk Bayangan
Memeluk Bayangan
Beberapa waktu yang lalu, kau masih di sini, tepat di dekapanku
Belum lama ini, sensasi kehangatannya masih kurasakan membalut kesepian yang menusuk
Lega rasanya setiap kali aku merasakan aroma tubuhmu
Lembut membalut semua rasa sakitku dari kerasnya dunia yang dijalani
Kita suka bersenandung tentang indahnya rencana hari esok yang mendatangkan bahagia
Berkhayal akan anak-anak manis yang akan dititipkan Tuhan untuk kita jaga
Membayangkan rumah mungil yang teduh tempat kita pulang dari lelahnya pekerjaan di luar sana
Mungkin kita akan punya seekor anjing, atau kucing, bisa juga kelinci
Aku ingat, kau juga suka mawar merah untuk menghiasa halaman kecil kita nantinya
Yang kita rindukan hanyalah duduk berdua di senja hari sambil menikmati cintamu dan cintaku
Sederhana tapi cukup penuh untuk membangun sebuah keluarga harmonis
Itu dulu ......
Dulu, sebelum kita hancur dan terpecah-pecah
Terkoyak seperti luka menganga yang membusuk dan tak terperbaiki
Kau apa kabar di sana? Masih sebesar itukah kecewamu padaku? Apa yang salah dari aku? Kenapa kau menyerah untuk memperjuangkanku?
Sekarang,
Malam-malam terasa dingin dan sepi di sini
Lamunanku semuanya berisi ‘kehampaan’, tidak yang lain
Aku hanya meringkuk, menangisi yang sudah berlalu, tergulung dalam ikatan kesakitan yang mencekik
Aku tak suka malam,
Karena aku selalu mencari keberadaanmu, aku mencari suaramu, aku mencari suasanamu, aku mencari aromamu, aku mencari pelukanmu
Aku masih belum mengerti kenapa terlalu berantakan begini? Kenapa tak bisa diperbaiki?
Apakah aku terlalu hina untuk kau pertahankan?
Atau mungkin aku tak pantas untuk kau perjuangkan?
Di sini, malam ini..
Aku memeluk bayanganmu, mengkhayalkan kau datang menyapaku
Duduk di sampingku, memelukku lagi dan akan selalu lagi
Kau taukan? Satu hal yang paling kubutuhkan ketika aku menangis?
Hanya sebuah pelukan
Dan saat inipun aku sedang menangis, yang kubutuhkan adalah pelukanmu
Terima kasih sudah menghampiriku saat ini, terima kasih sudah mengisi kesakitanku, terima kasih sudah menenangkan isak tangisku, terima kasih sudah memeluk dinginku
Terima Kasih, meskipun yang datang hanya sebatas bayanganmu
24-07-20
Mg. Curly

👍👍👍👍👍👍👍
ReplyDeleteSangat manis....
ReplyDelete