Untuk Kamu Yang Masih Terluka

paint by MG Curly

Untuk Kamu Yang Masih Terluka

Hai, hati yang telah disakiti dan masih berharap pada yang menyakiti

Berapa lama lagi kamu menangisi yang tidak bisa kamu miliki?

Berapa lama lagi kamu tersesat dalam lingkaran perasaan sakit yang kamu ciptakan sendiri?

Berapa lama lagi kamu berharap akan sembuh jika kamu sendiri tidak ingin disembuhkan?

 

Cukuplah kamu menangis di awal kepergiannya dulu?

Tidak perlu terlalu lama terlena dalam dilema yang merusak tubuh dan kebahagiaanmu

Dia atau apapun itu yang sudah tidak bisa kita miliki, bukan untuk diharap-harapkan secara berlebihan

Hanya perlu dikenang dan tersenyumlah karena dia pernah ada dalam hari-harimu

 

Tidak semua perpisahan tentang luka dan dendam

Alihkanlah konotasi negatifmu dengan kenangan manis yang sempat membuat senyumanmu dulu merekah atas kehadirannya

Berterima kasihlah pada semesta pernah mengenalkanmu dengan dia yang menambah warna hidupmu

Bukankah setelah tidak bersamanya lagi kamu belajar untuk lebih dewasa dan mengasihi diri sendiri?

Bukankah sepeninggalanannya kamu sadar betapa kuatnya kakimu berdiri mandiri untuk menghadapi dunia?

Bukankah kehilangan dia kamu belajar bahwa hidup tidak boleh egois?

 

Tidak semua yang kita inginkan bisa kita miliki

Beberapa hanya akan melintas, ada yang akan singgah sebentar dan pasti akan ada yang menetap, percayalah

Jangan berambisi untuk sesuatu yang tidak mengisi

Tapi perbaiki apa yang masih bisa diperbaiki

 

Pulihkanlah semangatmu untuk menggapai impian dan masa depan yang kamu idamkan dulu

Bukan dia yang digariskan untuk mendampingimu mengejar kebahagiaan

Lantas berhakkah kita marah pada Sang Pencipta yang sudah mengatur jalan hidup?

Satu hal yang kupercayai dari rasa kehilangan :

“..Dia yang pergi belum orang yang cukup baik untukku, akan datang yang terbaik..”

 

Beban yang kamu bawa selama ini sudah terlalu menyiksamu

Kamu menangis kesakitan sendirian tanpa ada satupun yang tahu seberapa berat luka yang sedang robek ini

Jika dibiarkan terlalu lama tanpa diobati, luka ini akan membusuk

Letakkanlah kesakitan ini, jangan bawa-bawa lagi kesetiap sudut langkahmu

Sudah, sekarang saatnya tancapkan kata ‘Cukup’ pada rasa sakit dan kesepian

 

Masih banyak hal-hal baik yang harus kamu kejar, tidak melulu tentang cinta

Perbaiki dirimu dulu, seiring berjalannya waktu Cinta akan datang dengan cara dan waktu yang tepat

Selama kamu masih mengurung dia dan lukanya dalam hatimu, maka kamu tidak akan pernah siap untuk bertemu dengan si terbaik

Bagaimana mungkin kamu mencintai seseorang, jika dalam hatimu masih ada dendam dan secercah harapan agar dia yang menyakiti kembali suatu saat nanti

Kalaupun dia kembali, luka dan kerusakannya sudah terlalu buruk untuk diperbaiki

Yang ditakutkan adalah kembalinya dia justru akan menambah tumpukan pilu yang tak ada habisnya

 

Cukupkan diri untuk halu hampa kepadanya

Jika dia digariskan untukmu, dia akan datang dengan caranya

Jika tidak, yang lain akan datang dan mengisi kekosongan yang sendu

Yang paling penting untuk itu semua bukan tentang kembali atau tidak, menemukan yang baru atau tidak

Tapi yang terutama adalah “Lanjutkan kehidupan dan Bahagialah”

Rawat dirimu, cintai duniamu, bertemanlah dengan banyak orang, hiduplah dengan semangat baru

Dirimu jauh lebih berharga daripada luka-luka sial yang mengganggu itu

Kamu adalah hati kuat yang siap untuk melangkah lagi

Tersenyumlah karena kamu masih hidup dan masih bisa menikmati hidup

Kamu tidak sendirian di dalam luka ini, kita semua pernah terluka

Dari aku yang bangkit diantara luka, aku mengasihimu

 

06-08-20

MG. Curly

 

 

 
 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Melepaskan Yang Harus Diikhlaskan

Hubungan Di Tanda Baca

Payung Rusak