Untuk Kita Yang Belum Bersiap
Untuk Kita Yang Belum Bersiap
Kita ini apa untuk sekarang?
Bukan sepasang kekasih? Bukan pula sebatas pertemanan biasa?
Apa aku ini dalam rangkaian pemikiran dan perasaanmu yang tak bisa kugapai?
Siapa kau dalam derap langkah untuk masa depanku?
Aku mengagumimu, ya .. dan itu pasti
Kau memperhatikanku dan mulai menaruh kehangatan dalam kedinginanku, seriuskah ini?
Kita sudah sukup melewati masa perkenalan yang matang
Lantas apa selanjutnya?
Cukup puaskah kita hanya dengan saling mengisi tanpa memberi ambisi?
Aku tidak ingin berlama-lama dalam lingkaran pertemanan yang diam dalam satu titik tanpa sebuah kemajuan
Aku juga tidak ingin terburu-buru membangun sebuah komitmen jika kita belum siap untuk terluka dan saling merangkul
Aku cemburu jika ada yang menghampiri dan mencuri perhatianmu
Mauku hanya aku yang jadi pusat dari semua aspek hidupmu, tapi lagi-lagi aku tak bisa menuntut
Aku mulai menaruh harapan untuk bisa bahagia bersamamu, bukan karena apa yang kau miliki
Justru karena sikapmu saat bersamaku dan semestamu yang menarik hatiku
Bolehkah kau jadi tempat persandaranku ketika aku berpeluh dari lelah?
Aku juga akan sangat senang jika kau jadikan tumpuan pengaduanmu dari kesakitan yang kau hadapi
Tapi jika memang kau hanya ingin menjadikanku sebagai teman bermainmu, aku akan terima
Asalkan kau mengungkapkannya dengan cara yang tepat, sekalipun itu pasti akan melukaiku
Tapi bukankah cinta yang tulus adalah melepaskan orang yang kita cintai bahagia dengan pilihannya?
Aku tidak ingin tenggelam pada perasaan dengan orang yang salah, aku ingin memastikan bahagiaku di hari depan
Jika kau suka aku, katakan! Jika kau tak suka aku, jelaskan!
Aku ingin berkata : ‘Bersiaplah untuk jatuh cinta dan menghadapi semua resikonya!’
Aku juga akan mempersiapkan diriku untuk mencintai seluruhmu
Jangan terlalu lama, dan jangan juga terburu-buru
Dari aku “Seseorang yang mengagumi dan menaruh harap padamu”

Semangat ya, doa akan terjawab tak pernah terlambat
ReplyDelete